
Skala dan penyebaran alat digital yang mempromosikan kelestarian lingkungan, peningkatan pendapatan, dan hasil panen melalui pengelolaan nutrisi di Indonesia
Tujuan keseluruhan dari proyek tiga tahun ini adalah untuk meningkatkan pendapatan dan hasil panen para petani padi Indonesia dan berkontribusi terhadap tujuan pemerintah Indonesia untuk kesejahteraan pedesaan, ketahanan pangan, kelestarian lingkungan dan mitigasi serta adaptasi terhadap pandemi dan perubahan iklim yang terjadi saat ini melalui pembangunan dan sosialisasi Layanan Konsultasi Padi (LKP). Secara khusus, IRRI dan mitranya akan mengembangkan dan mensosialisasikan LKP untuk meningkatkan penghidupan petani padi di Indonesia.
LKP akan melengkapi inisiatif pemerintah saat ini dalam mendorong pengelolaan dan diversifikasi tanaman terpadu. Alat digital seperti LKP dapat memungkinkan penyampaian praktik pengelolaan agronomi kepada petani dalam skala besar. Selain unsur hara, LKP mengatasi kendala lain yang membatasi hasil padi dan keuntungan petani. Kendala-kendala ini bervariasi antar wilayah, kondisi pertumbuhan, varietas dan skenario iklim. Melalui rekomendasi LKP, target 100.000 petani di Indonesia akan mencapai peningkatan per hektar per musim sebesar 389 hingga 545 kilogram beras dan pendapatan US$106 hingga US$117.
Hasil yang diharapkan adalah:
Teknologi praktik pengelolaan terbaik (BMP) padi yang cerdas iklim dan informasi iklim di Indonesia diterapkan untuk mengurangi dampak negatif pupuk terhadap lingkungan, kesehatan, dan biaya produksi, sekaligus meningkatkan hasil dan pendapatan petani.
Akses yang adil terhadap data dan bukti BMP pertanian cerdas iklim melalui platform pertanian digital dimungkinkan bagi lembaga pemerintah, mitra, petani, dan penyuluh pertanian.
Peningkatan kapasitas dan terjalinnya kemitraan yang memberikan keberlanjutan RCM yang adil di luar jangka waktu proyek.
Rice Crop Manager (RCM), yang dikenal secara lokal sebagai Layanan Konsultasi Padi (LKP), dikembangkan dan diperkenalkan untuk mengatasi tantangan utama produksi dan produktivitas padi di Indonesia melalui rekomendasi spesifik lokasi yang terbukti menghasilkan peningkatan hasil dan pendapatan. LKP adalah alat pendukung keputusan pertanian digital yang dikembangkan oleh International Rice Research Institute (IRRI) untuk mengidentifikasi praktik pengelolaan unsur hara terbaik untuk sawah tertentu menggunakan prinsip pengelolaan unsur hara spesifik lokasi (SSNM).
LKP memberikan para petani padi di Indonesia pedoman pengelolaan tanaman dan unsur hara yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing petani. Sistem ini menggunakan jawaban petani atas pertanyaan mengenai praktik pertanian padi mereka untuk secara otomatis menghasilkan pedoman pengelolaan padi yang bertujuan untuk meningkatkan hasil dan pendapatan bersih petani.
LKP dirancang untuk digunakan oleh penyuluh, penasihat tanaman, penyedia input, dan penyedia layanan yang mewawancarai petani menggunakan komputer atau ponsel pintar. Informasi yang dikumpulkan digunakan untuk menghitung rekomendasi dan diubah menjadi pedoman pengelolaan tanaman bagi petani dalam cetakan satu halaman. Setiap pedoman memberikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti, yang sesuai dengan praktik penanaman spesifik lokasi dan kebutuhan petani.